
Title : "Black Butler" aka "Kuroshitsuji"
Mangaka : Yana Toboso
Genre : Shonen
Series : 1-10 (ongoing...)
Sinopsis:
Manga ini bercerita tentang seorang tuan muda dari
keluarga terpandang di Inggris, yang walaupun masih berumur 12 tahun
sudah mampu memimpin seorang perusahaan “Phantomhive” dibawah kendalinya
sejak orang tua serta sebagian besar keluarganya musnah dan terbunuh
beberapa tahun lalu.
Tuan muda itu namanya Ciel Phantomhive. Lah,
dia punya seorang Butler yang sempurna banget namanya Sebastian. Butler
yang sempurna dan bisa ngelakukan apa aja sampe aku melongo-melongo
sendiri ngeliatnya.
(yang patut diperhatikan : sepatunya Ciel... liatlah.
Dia pake hak tinggi booo -.-)
(Aku paling suka piku yang ini, honestly. Ini kalo gak
salah pas kasus Jack The Ripper. Sebastian sama Ciel nyelinap ke pesta
dansa nya tersangka. Ciel nyamar jadi cewek, terus Sebastian jadi guru
privat-nya)
Untuk Kuroshitsuji ini, aku cuma ngikutin Manganya.
Sempet ada niat buat ngoleksi anime-nya juga sih, tapi untuk urusan itu
aku serahkan sama temenku *licik*. Habis katanya dia sudah donlot, aku
tinggal CoPas aja entar. Soalnya jadwal juga lagi sibuk nih (sibuk
donlot drama, reality show, sama film).
Yang jelas, satu yang
pasti. Aku suka Kuroshitsuji ini. Walopun cerita yang tak ikutin baru
yang terbit di Indonesia (aku ga ada waktu deng buat baca di Mangafox.
Kalo aku baca online, itu yang ga ada di Indonesia begitu)
Buka
rahasia, di Kuroshitsuji ini, aku suka satu tokoh pas di kasus sirkus
“Noa’s Ark”. Kasus yang menurutku sangat-sangat-sangat NyakNyuk! Iyee~~
Aku suka sama Joker. Dari pandangan pertama malah. Aku jadi heran
sendiri, soalnya pas aku bilang ke Farah (Uke-ku), dia malah ketawa. Dia
bilang gini,
“Frey, Frey. Seleramu kok yang gitu-gitu se? Di
Yakitate kamu suka Pierrot, di Kuroshitsuji kamu suka Joker. Seleramu
selera badut ya?”
Walahhh. Sakit rasanya. Hahaha. Tapi aku
ngakuin sih, soalnya Pierrot-nya Yakitate sama Joker-nya Kuroshitsuji
sama-sama seorang badut sirkus gitu. Aku juga mulai nemukan beberapa
kesamaan diantara mereka.
Mereka sama-sama pake
riasan wajah yang nyeleneh tapi keren. Tingkah mereka mirip, mereka
sama2 slengek’an, suka heboh, banyak omong. Tapi mereka berdua
sebenernya sama-sama kesepian. Mereka juga punya masalalu yang nyakitin.
Dan
yang terpenting, di Yakitate maupun Kuroshitsuji, mereka berdua
sama-sama suda nggak muncul lagi.
Ahh, saya jadi sedih ngingetnya.
Bedanya adalah,, Pierrot-nya Yakitate sudah nggak muncul lagi karena
sudah hidup happily ever after sama keluarganya. Sedangkan Joker-nya
Kuroshitsuji,, T.T Mati! Iya dia mati!! Gak asik banget dia mati.
0 komentar:
Posting Komentar