
Judul : Shin Angyo Onshi
Pengarang : Youn In-Wan dan Yang
Kyung-Il
Penerbit
: Level Comics
Genre : Adventure, Historical, Action, Magic
Rating : 18+
Nilai : 9
Shin Angyo Onshi adalah sebuah manhwa (komik korea )
yang mengambil gaya gambar
manga. Manhwa ini cukup terkenal di Jepang,
sampai-sampai dibuatkan animenya oleh pihak Jepang. Manhwa
ini banyak mengambil cerita dari cerita-cerita klasik Korea .
Di Jepang, komiknya diterbitkan oleh Shogakukan, sedang di Indonesia
diterbitkan oleh Level Comics dan sekarang sudah mencapai jilid 13 di Indonesia .
Sinopsis (Synopsis) :
Shin Angyo Onshi bercerita mengenai petualangan seorang Angyo Onshi (Amen Osha dalam bahasa Jepang)
bernama Munsu. Angyo Onshi sendiri adalah seorang agen
rahasia kerajaan Jushin, sebuah kerajaan yang damai yang kini telah
runtuh. Meskipun telah runtuh, sisa-sisa dari kerajaan ini masih ada,
salah satunya adalah Munsu. Angyo Onshi bertugas
menghukum Daimyo (pemimpin suatu negeri) yang bertindak
sewenang-wenang terhadap rakyatnya. Sebagai seorang Angyo
Onshi, Munsu dibekali sebuah Medali bergambar tiga kuda yang dapat
memanggil Phantom Soldiers (pasukan sihir). Petualangan
Munsu diawali di sebuah negeri yang dipimpin oleh seorang Daimyo
tukang sihir. Di sini Munsu menyamar sebagai seorang komandan pasukan
negeri tersebut.
Setelah itu, Munsu melanjutkan perjalanan dan
bertemu seorang pemuda bernama Lee Meon Ryong yang pergi merantau untuk
menjadi seorang Onshi seperti dirinya. Tetapi sayang,
pemuda tersebut mati mengenaskan dibunuh oleh suku padang
pasir pemakan manusia. Setelah lolos dari kepungan suku pemakan daging
tersebut, Munsu singgah ke sebuah negeri untuk menghukum daimyo
di negeri tersebut. Daimyo tersebut memiliki seorang
gadis pengawal bernama Chun Hyang yang sangat tangguh. Munsu lumayan
kerepotan menghadapi gadis tersebut, ditambah lagi saat itu Munsu
mengaku sebagai Lee Mong Ryong, pemuda yang pernah ditemuinya, yang
rupanya merupakan kekasih gadis tersebut. Gadis ini kemudian menjadi
Sando (pengawal Onshi) Munsu.
Petualangan Munsu terus
berlanjut dan bertemu dengan Bangja (pelayan Munsu), Angyo
Onshi lain dari kerajaan Jushin, serta orang-orang yang berhubungan
dengan masa lalunya di kerajaan Jushin dulu, seperti kekasihnya dulu
yang kini ingin membunuhnya, dan orang yang sangat ingin dibunuhnya,
Ajitae. Ajitae dulunya adalah teman baik Munsu, tetapi kemudian berbalik
mengkhianati Munsu dan kerajaan Jushin. Karenanya juga banyak teman
lamanya di Jushin dulu mengkhianatinya dan mengikuti Ajitae. Masa lalu
Munsu perlahan-lahan mulai terkuak. Munsu juga disebut-sebut sebagai
penyebab runtuhnya kerajaan Jushin….
Tanggapan
Seperti
yang telah saya sebutkan di atas, komik ini memang banyak mengambil
cerita dari cerita klasik Korea .
Tetapi bukan hanya itu saja, komik ini memutarbalikkan dan memodifikasi
cerita tersebut. Salah satunya adalah cerita Chun Hyang dan Lee Meon
Ryong. Penggemar drama Korea
mungkin tidak asing dengan nama ini. Ya, Chun Hyang dan Lee Meon Ryong
adalah dua orang tokoh dalam drama serial TV Korea berjudul Sassy
Girl Chun Hyang yang pernah ditayangkan di salah satu stasiun TV Indonesia .
Bagi yang belum tahu, Sassy Girl Chun Hyang diambil
dari cerita klasik yang sangat terkenal di Korea .
Cerita ini sempat diadaptasi oleh Shin Angyo Onshi,
tetapi dimodifikasi menjadi versi Shin Angyo Onshi.
Selain Chun Hyang, masih banyak cerita klasik lain yang diangkat oleh
komik ini.
Satu hal yang pasti dalam Shin Angyo
Onshi, ceritanya sulit ditebak dan tak disangka-sangka. Mungkin kita
merasa jalan ceritanya akan seperti ini, tetapi rupanya ceritanya
mengarah ke arah lain, dan ke arah yang tak pernah disangka sebelumnya.
Tokoh utama dalam Shin Angyo Onshi, Munsu, tak bisa
dikatakan tokoh yang baik. Watak dan kepribadiannya bisa dikatakan buruk
sebagai seorang tokoh utama. Jalan pikiran dan perbuatannya susah
ditebak. Kadang perbuatannya bisa dikatakan jahat, tergantung bagaimana
kita menilai perbuatannya. Tetapi yang jelas, setiap perbuatannya
mengandung maksud dan nilai tertentu. Shin Angyo Onshi
mengajarkan filosofi yang berbeda dibanding cerita komik-komik jepang
yang kebanyakan mengajarkan nilai-nilai semangat perjuangan, sifat
ksatria, pantang menyerah dan persahabatan.
Gambar
Shin Angyo Onshi bisa dikatakan sebagai manhwa
korea
dengan ilustrasi terbaik. Mungkin ini dikarenakan karena Shin
Angyo Onshi mengambil gaya gambar manga, tetapi kalau mau
dibandingkan dengan komik-komik jepang, bisa dikatakan ilustrasi Shin Angyo Onshi kurang kesamaan dengan komik-komik jepang.
Tokoh-tokohnya kebanyakan didesain hingga tampak keren dan anggun.
0 komentar:
Posting Komentar